
Nyeri lutut saat berjalan adalah kondisi ketika muncul rasa sakit, tidak nyaman, atau ngilu pada area lutut saat kaki digunakan untuk menopang tubuh. Rasa nyeri bisa muncul secara ringan hingga berat dan sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti naik tangga, berdiri lama, atau berjalan jarak dekat.
Nyeri lutut saat berjalan merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh berbagai usia, mulai dari orang dewasa aktif hingga lansia. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele, terutama bila nyeri berlangsung terus-menerus atau semakin memburuk. Pasalnya, nyeri lutut dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari cedera ringan hingga gangguan sendi yang memerlukan penanganan medis.
Lalu, apa saja penyebab nyeri lutut saat berjalan dan bagaimana cara menanganinya?
Gejala Nyeri Lutut yang Perlu Diwaspadai
Gejala nyeri lutut dapat berbeda pada setiap orang tergantung penyebabnya.
Beberapa keluhan yang sering muncul antara lain:
- Nyeri saat berjalan atau menapak
- Lutut terasa kaku
- Bengkak pada area lutut
- Bunyi “klik” atau “krek” saat digerakkan
- Lutut terasa lemah atau tidak stabil
- Sulit menekuk atau meluruskan lutut
- Nyeri bertambah saat naik turun tangga
Jika gejala semakin berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
Penyebab Nyeri Lutut Saat Berjalan
Nyeri lutut saat berjalan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis maupun kebiasaan sehari-hari.
Osteoarthritis Lutut
Terapi tanpa operasi biasanya dipertimbangkan bila kondisi cedera masih tergolong ringan.
Cedera Ringan atau Robekan Parsial
Osteoarthritis merupakan salah satu penyebab paling umum nyeri lutut, terutama pada usia lanjut.
Kondisi ini terjadi ketika tulang rawan pada sendi lutut mengalami penipisan sehingga tulang saling bergesekan saat bergerak. Akibatnya, lutut terasa:
- Nyeri
- Kaku
- Bengkak
- Sulit digerakkan
Nyeri biasanya memburuk saat berjalan jauh atau berdiri lama.
Cedera Ligamen atau Meniskus
Cedera lutut akibat olahraga atau aktivitas fisik berat juga dapat menyebabkan nyeri saat berjalan.
Beberapa cedera yang sering terjadi antara lain:
- Cedera ACL
- Robekan meniskus
- Cedera ligamen lutut
Kondisi ini sering menimbulkan lutut terasa goyah, nyeri mendadak, dan bengkak.
Tendinitis
Tendinitis adalah peradangan pada tendon akibat penggunaan lutut berlebihan (overuse).
Kondisi ini banyak terjadi pada:
- Pelari
- Atlet
- Orang yang sering naik turun tangga
- Pekerja dengan aktivitas fisik tinggi
Nyeri biasanya terasa di bagian depan lutut dan memburuk saat bergerak.
Asam Urat dan Radang Sendi
Penyakit asam urat maupun rheumatoid arthritis juga dapat menyebabkan nyeri pada sendi lutut. Selain nyeri, kondisi ini dapat menimbulkan bengkak, kemerahan, rasa hangat pada lutut, hingga kaku di pagi hari.
Berat Badan Berlebih
Berat badan berlebih memberikan tekanan lebih besar pada sendi lutut setiap kali berjalan.
Semakin tinggi tekanan pada lutut, semakin besar risiko terjadinya peradangan sendi, kerusakan tulang rawan, dan nyeri kronis pada lutut
Aktivitas Berlebihan atau Overuse
Aktivitas berulang seperti jongkok terlalu lama, mengangkat beban berat, atau olahraga intens tanpa pemanasan dapat memicu nyeri lutut.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan iritasi dan cedera pada struktur lutut.
Kapan Nyeri Lutut Termasuk Kondisi Serius?
Tidak semua nyeri lutut berbahaya. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat menandakan gangguan serius.
Segera periksakan diri bila mengalami:
- Nyeri yang tidak membaik dalam beberapa hari
- Bengkak hebat
- Sulit berjalan
- Lutut terasa tidak stabil
- Nyeri setelah cedera atau jatuh
- Demam disertai kemerahan pada lutut
Pemeriksaan sejak dini penting untuk mengetahui penyebab pasti dan mencegah kerusakan sendi yang lebih berat.
Cara Mengatasi Nyeri Lutut Saat Berjalan
Penanganan nyeri lutut akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan kondisi.
Istirahat dan Kompres Dingin
Pada nyeri ringan akibat aktivitas berlebih, istirahat dapat membantu mengurangi tekanan pada lutut.
Kompres dingin selama 15–20 menit juga dapat membantu mengurangi nyeri dan bengkak.
Mengurangi Aktivitas Berat
Hindari aktivitas yang memberi tekanan berlebih pada lutut seperti:
- Berlari jarak jauh
- Jongkok terlalu lama
- Mengangkat beban beratunakan graft atau jaringan pengganti
Sebagai gantinya, pilih olahraga ringan seperti berenang atau bersepeda.
Obat Pereda Nyeri
Dokter dapat memberikan obat anti nyeri atau antiinflamasi untuk membantu meredakan keluhan.
Namun, penggunaan obat sebaiknya tetap sesuai anjuran dokter agar aman dan efektif.
Fisioterapi
Fisioterapi dapat membantu:
- Mengurangi nyeri
- Menguatkan otot sekitar lutut
- Memperbaiki fleksibilitas sendi
- Meningkatkan kemampuan berjalan
Program terapi biasanya disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Penanganan Medis oleh Dokter Ortopedi
Pada kondisi tertentu, dokter ortopedi dapat menyarankan tindakan medis seperti:
- Injeksi sendi
- Arthroscopy
- Operasi lutut
Tindakan ini biasanya dilakukan bila terapi konservatif tidak memberikan hasil optimal.
Apakah Nyeri Lutut Harus Operasi?
Tidak semua nyeri lutut memerlukan operasi.
Sebagian besar kasus dapat ditangani dengan:
- Obat
- Fisioterapi
- Perubahan aktivitas
- Penurunan berat badan
Namun, operasi mungkin diperlukan bila terdapat:
- Kerusakan sendi berat
- Cedera ligamen serius
- Robekan meniskus besar
- Osteoarthritis stadium lanjut
Dokter akan menentukan pilihan terapi berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan penunjang seperti X-ray atau MRI.
Cara Mencegah Nyeri Lutut
Beberapa langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan lutut antara lain:
- Menjaga berat badan ideal
- Rutin berolahraga
- Melakukan pemanasan sebelum olahraga
- Menggunakan alas kaki yang nyaman
- Menghindari aktivitas berlebihan pada lutut
- Menguatkan otot paha dan kaki
Pencegahan penting dilakukan untuk mengurangi risiko cedera maupun gangguan sendi di kemudian hari.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter bila:
- Nyeri lutut berlangsung lebih dari beberapa hari
- Sulit berjalan atau berdiri
- Lutut terasa goyah
- Bengkak tidak membaik
- Aktivitas sehari-hari terganggu
Pemeriksaan oleh dokter ortopedi dapat membantu menentukan penyebab nyeri lutut dan pilihan terapi yang sesuai.
Konsultasikan Cedera ACL untuk Penanganan yang Tepat
Nyeri lutut saat berjalan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari cedera ringan hingga gangguan sendi yang lebih serius. Penanganan yang tepat sejak dini penting untuk mencegah kerusakan lutut yang lebih berat dan membantu pasien kembali beraktivitas dengan nyaman.
Jika Anda mengalami nyeri lutut yang tidak kunjung membaik atau mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ortopedi untuk mendapatkan pemeriksaan dan terapi yang sesuai.
Referensi:
- https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2213398423001331
- https://my.clevelandclinic.org/health/body/24777-knee-joint
Artikel ini dibuat dalam panduan dan pengawasan langsung langsung dr. Dadang R. Sasetyo., Sp.OT(K)., Subsp.PL., AIFO-K. Segala informasi dalam artikel ini bertujuan untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi, pemeriksaan, maupun diagnosis dokter. Hindari self-diagnosis, dan konsultasikan keluhan Anda langsung dengan dr. Dadang R. Sasetyo., Sp.OT(K)., Subsp.PL., AIFO-K untuk penanganan yang tepat.


